Makna dari Komunikasi adalah Respon yang Anda Peroleh

Posted: February 26, 2013 in Ter-inspirasi

Slide103Di sebuah kegiatan rutin yang diadakan oleh sebuah lembaga pelatihan bernama Motivation Discussion, benar-benar bermakna bagi saya. Apa pasal? Bukan karena saya yang mengisi MD pada saat itu, akan tetapi pembelajaran yang terjadi pada diri saya.

Yah. Terkadang, seorang pengajar atau pembicara merasa dirinya lah belajar tentang pembelajaran. Bukan hanya peserta saja. Justru pada saat itu, saya lah yang belajar. Belajar tentang respons yang kita pilih. Dan itu pun membuat saya trans sekian detik meregresi pengalaman masa lalu dan berucap lewat sebuah self-talk menjadi, “sudah saya lakukan kah?”

Teringat juga mendengar kutipan-kutipan seorang teman yang pernah melintas di benak saya dengan sangat ekstrim, seperti efek sinetron yang terlalu lebay. Katanya demikian, munafik jika kita mendapat ilmu lalu langsung mengajarkan tanpa mempraktekkan. Sempat tersinggung dan sebenarnya saya pun mengizinkan untuk tersinggung. Yah jadinya tersinggung deh…

Tanpa pikir panjang, berusaha mereframing itu semua dan Alhamdulillah berhasil, dan saya kembali bersemangat lagi untuk berbagi. Yah di Motivation Discussion itu, kebetulan (saya tahu di dunia ini tidak ada yang kebetulan) saya meng-sharingkan tentang menikmati hidup dengan NLP (Neuro Linguistic Programming). Dan salah satu bahasan yang paling menarik menurut saya adalah “Makna dari komunikasi adalah respon yang Anda peroleh”.

Pasti kawan-kawan bertanya-tanya, apa maksudnya? Betul kan? Sebelum saya menjelaskan secara gamblang, saya akan menceritakan sebuah perumpamaan. Misalkan Anda berada di stasiun dan tiba-tiba ada orang yang menggampar Anda, respons apa yang Anda pilih? Pasti kebanyakan memilih untuk marah, menggampar lagi, jengkel, bahkan bisa berantem. Tapi seandainya (kita cuma berandai-andai yah) Anda memilih respon dengan mengatakan, “terima kasih yah sudah menggampar saya, saya jadi tahu rasanya sakit. Dan mulai saat ini dan seterusnya. Saya tidak akan menggampar orang lain.” walaupun Anda berhak untuk diam atau bahkan membalasnya.

Ruar biasa kan? Respon yang beda di bandingkan yang lain.  Dan pertanyaannya Anda boleh merespon seperti itu? Tentu boleh kan?

Walaupun itu cuma cerita, banyak sekali pembelajaran dari cerita ini. Apa saja? Cerita itu mengajarkan pemilihan respon yang bukan hanya positif. Tapi memberdayakan. Apakah dengan kita menggampar orang itu kembali, membuat kita berdaya? Yang ada malah berantem dan merugikan orang-orang di sekitar kita. Mungkin dengan mengatakan ‘terimakasih’ membuat kita lebih legowo dan mengarahkan sikap kita ke arah yang lebih berdaya. Bukan begitu?

Yah mungkin ini sekadar teori, tentunya kalau tidak di praktekkan. Dan Subhanallah kalau Anda mencoba untuk mempraktekkannya, kita lihat saja keajaiban-keajaiban itu berdatangan. Karena saya pun terus belajar mempraktekkannya.

Kembali ke tentang tragedi, penghinaan kepada saya (baca : map saya). Saya menyimpulkan pada saat itu, ketika ada yang bilang. Saya munafik karena ketika belajar langsung mengajarkan. Yah saya memilih respon yang memberdayakan untuk saya dengan sedikit membingkai ulang kembali sebuah kejadian itu. Dengan mengatakan cukup sederhana, dan itu mengubah seluruh realitas internal saya. “Bukankah justru saya semakin banyak mengajar membuat saya termotivasi untuk segera mempraktekkannya?”

Dengan metode ini akhirnya saya menemukan sebuah metode lain pembelajaran dalam hidup. Apa itu? Belajar-Melakukan-Mengajarkan. Nanti saya bahas kembali artikel tentang ini. Asyik kan?

Intinya adalah dengan memilih respon yang kita pilih. Akhirnya juga, membuat konflik di dalam diri menjadi lebih lapang dan lebih lega. Karena lingkungan itu bersifat netral, tinggal kita yang memberi warna. Warna negatif atau positif?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s